Mantapkan Kualitas Pendidikan Al-Qur'an, DPK BKPRMI Sambaliung Paparkan 8 Program Kerja Strategis 2026

 

SAMBALIUNG – Dewan Pengurus Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK BKPRMI) Sambaliung sukses menggelar agenda "Sosialisasi Program Kerja Tahun 2026 dan Evaluasi Kegiatan" yang bertempat di Masjid Al Kautsar, Jalan Raja Alam 2, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pengurus untuk menyatukan visi dengan 112 Pengajar TPA se-Kecamatan Sambaliung. Ketua DPK BKPRMI Sambaliung, Hj. Sitti Halimah, memaparkan langsung peta jalan organisasi selama satu tahun ke depan guna membangun komitmen bersama dan memperkuat koordinasi antar lembaga.

8 Pilar Program Kerja 2026

Dalam paparannya, Hj. Sitti Halimah merinci delapan agenda besar yang menyasar peningkatan kualitas SDM pengajar, pembinaan santri, hingga pemberdayaan keluarga:

  1. Munaqozah Ustadz/ah: Standarisasi kompetensi pengajar yang dikoordinir oleh LPP SDM.

  2. Pembentukan & Pembinaan Remaja Masjid (IRMA): Aktivasi peran pemuda yang dikoordinir oleh LPPRM.

  3. Pembinaan Keluarga Sakinah: Program edukasi bagi orang tua santri yang dikoordinir oleh LPPKS.

  4. Pelatihan Arkham Tajwid: Peningkatan kualitas bacaan yang dikoordinir oleh LPPTKA.

  5. Lomba Cerdas Cermat: Kompetisi edukatif antar ustadz/ah per lembaga.

  6. Tadarus & Khataman: Penguatan nilai spiritual di bulan Ramadan tingkat lembaga.

  7. Berbagi Takjil: Aksi sosial kemanusiaan di bulan suci Ramadan.

  8. Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI): Ajang prestasi santri tingkat kecamatan.

Sinergi dan Dukungan Tokoh

Agenda ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Berau, H. Abdurrahman, U, S.E, M.Si, didampingi Kasi Bimas Islam Kemenag Berau, H. Misbahul Ulum, S.Ag, M.Pd. Turut hadir pula Kepala KUA Sambaliung sekaligus Pembina DPK, Wahidin, S.H.I, Dirda LPPTKA Berau, Khairul Ngibad, M.Pd, serta Ketua LPPTKA Sambaliung, Sahrul Anam, S.Pd.I

Dalam sambutannya, H. Abdurrahman memberikan motivasi kepada para pengajar mengenai kemuliaan profesi mereka.

"Khoirukum man ta'allamal qura'ana wa 'allamah (Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya)," tuturnya.

Sementara itu, Wahidin, S.H.I menekankan pentingnya evaluasi sebagai langkah peningkatan mutu pendidikan di Sambaliung.

"Evaluasi adalah sebagai bahan introspeksi diri agar kita lebih meningkatkan kualitas mengajar ke depannya," tegas Kepala KUA Sambaliung tersebut.

Kegiatan yang diawali dengan tilawah Al-Qur'an ini berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama. Melalui sosialisasi ini, DPK BKPRMI Sambaliung berharap seluruh program yang telah disusun dapat terlaksana secara efektif, berkesinambungan, dan semakin mempererat tali ukhuwah islamiyah di antara para pejuang Al-Qur'an.


Penulis: Tim Media Publikasi DPK BKPRMI Sambaliung.