![]() |
| Suasana kegiatan Tadarus Guru dan Santri TPA Liwaul Hamdi Unit 070 |
Kegiatan yang berlokasi di Surau Al Liwaul Hamdi ini diikuti oleh 6 orang guru dan 8 orang santri. Agenda ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya nyata unit untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini, meningkatkan kualitas keimanan, serta mempererat ikatan kekeluargaan antara guru dan santri.
Rangkaian Acara yang Khidmat
Suasana sore di Surau Al Liwaul Hamdi terasa begitu tenang saat kegiatan dimulai. Acara dibuka secara resmi dengan pembacaan Surah Al-Fatihah oleh salah satu santri, Bilal. Lantunan ayat pembuka tersebut membawa kekhusyukan tersendiri, menandai dimulainya rangkaian ibadah tadarus.
Selanjutnya, para guru dan santri secara bergantian melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Meski dilakukan secara maraton untuk menyelesaikan 30 juz, para peserta tampak antusias dan penuh semangat dalam menuntaskan bacaan mereka. Ketertiban dan kefasihan dalam membaca menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.
Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Setelah seluruh rangkaian pembacaan 30 juz selesai, kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk syukur atas kelancaran acara. Sebagai penutup, sesi foto bersama dilakukan untuk mengabadikan momen kebersamaan tersebut.
"Alhamdulillah, seluruh kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar. Harapannya, melalui tadarus bersama ini, santri tidak hanya pandai membaca, tetapi juga menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup sehari-hari," ujar salah satu perwakilan guru TPA Liwaul Hamdi.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, DPK BKPRMI Sambaliung berharap unit-unit TPA lainnya dapat terus berinovasi dalam menciptakan program yang mampu meningkatkan spiritualitas dan kedekatan santri dengan kitab suci Al-Qur’an.

