Semarak Ramadan TPA Baiturrahman Unit 030: 50 Santri Berkompetisi Asah Kemampuan Lewat Ragam Lomba Islami

GURIMBANG – Bulan suci Ramadan senantiasa menjadi momentum emas untuk memperbanyak amal ibadah sekaligus mengasah potensi generasi muda Islam. Mengambil semangat syiar tersebut, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Baiturrahman Unit 030 sukses menggelar kegiatan "Lomba Santri di Bulan Ramadhan".

Bertempat di area Masjid Baiturrahman, Kampung Gurimbang, acara yang diikuti oleh 50 santri ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme selama dua hari berturut-turut, yakni pada Sabtu dan Minggu (21-22/2/2026).

Kegiatan ini dirancang secara khusus oleh jajaran pengurus dan asatidz (dewan guru) TPA dengan satu tujuan mulia: memotivasi para santri agar semakin giat dan mencintai proses belajar ilmu Al-Qur'an. Melalui ajang kompetisi yang sehat ini, anak-anak diajak untuk mengisi waktu luang ibadah puasanya dengan aktivitas yang edukatif, produktif, dan tentunya bernilai pahala.

Uji Kelancaran dan Daya Ingat di Hari Pertama

Memasuki hari pertama perlombaan, Sabtu pagi (21/2/2026), suasana di dalam Masjid Baiturrahman terasa begitu khidmat. Agenda di hari pembuka ini difokuskan pada perlombaan yang menguji kualitas bacaan dan hafalan santri terhadap kalam Ilahi, yaitu Lomba Tartil Al-Qur'an dan Lomba Hafalan Surah Pendek.

Satu per satu peserta dengan penuh keberanian maju ke depan juri untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan dengan penerapan tajwid serta suara lantang anak-anak, sukses membawa kedamaian tersendiri di pagi Ramadan tersebut.

Keseruan Rangking 1 dan Kreativitas di Hari Kedua

Keseruan perlombaan terus berlanjut dan memuncak pada hari kedua, Minggu (22/2/2026). Atmosfer perlombaan berubah menjadi lebih dinamis, interaktif, dan penuh sorak sorai dukungan. Panitia menghadirkan Lomba Rangking 1 yang secara efektif menguji ketangkasan berpikir, daya ingat materi pelajaran TPA, serta wawasan keislaman para santri secara serentak.

Selain menguji kecerdasan kognitif, panitia juga mewadahi minat dan bakat santri di bidang seni dan motorik halus. Hal ini diwujudkan melalui Lomba Menulis Huruf Hijaiyah yang menuntut ketelitian dan kerapian, serta Lomba Mewarnai kaligrafi/gambar Islami yang disambut dengan sangat gembira ria, khususnya oleh santri-santri di jenjang usia dini.

Apresiasi dan Penyerahan Hadiah

Rangkaian kegiatan yang padat namun sangat menyenangkan ini ditutup dengan momen yang paling mendebarkan sekaligus dinantikan oleh seluruh peserta, yakni pengumuman juara dan pembagian hadiah. Raut wajah bahagia dan bangga seketika terpancar dari para santri saat nama mereka dipanggil untuk menerima penghargaan.

Namun, pihak TPA Baiturrahman menekankan bahwa penyerahan hadiah ini pada hakikatnya bukan sekadar mencari siapa yang paling hebat. Lebih dari itu, apresiasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh santri Unit 030 untuk terus istiqomah belajar Al-Qur'an.

Pada akhirnya, ke-50 santri yang telah berpartisipasi adalah pemenang sejati karena mereka telah berhasil melawan rasa malas, berani tampil percaya diri, dan turut memakmurkan Masjid Baiturrahman di bulan yang penuh keberkahan ini.

(Saiyah)