Sekretaris DPD BKPRMI Berau, Ustadz Eko Sutriyono, menyampaikan bahwa antusiasme peserta pada tahun ini sangat luar biasa. Tercatat, sebanyak kurang lebih 700 guru TPA yang berasal dari 10 kelurahan di 4 kecamatan turut serta dalam ujian kompetensi ini.
"Untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif dan profesional, kami menerjunkan 11 orang tim Munaqisy (penguji) yang berkompeten di bidangnya," jelas Ustadz Eko di lokasi kegiatan.
Standarisasi dan Akuntabilitas Insentif
Di sisi lain, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPPSDM) DPD BKPRMI Berau, Ustadz Marno, menekankan bahwa munaqosyah ini merupakan langkah penting dalam pemetaan kualitas pengajar Al-Qur'an. Hasil dari ujian ini nantinya akan menjadi dasar laporan kepada Pemerintah Daerah.
"Kegiatan ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami kepada Pemerintah Kabupaten Berau, khususnya Bagian Kesra. Mengingat para ustaz dan ustazah menerima dukungan insentif dari pemerintah, kami harus memastikan bahwa kompetensi mereka memang layak dan sesuai standar," tegas Ustadz Marno.
Materi Uji yang Menyeluruh
Selama dua hari, ratusan peserta ini harus melewati berbagai tahapan ujian, baik secara lisan maupun tertulis, yang meliputi:
Fashohah dan Tartil: Kelancaran dan kefasihan membaca Al-Qur'an.
Praktik Ibadah: Ujian lisan (qauli) bacaan salat wajib.
Tahfidz Al-Qur'an: Hafalan Ayat Kursi dan surah-surah pendek (Juz Amma) mulai dari Surah An-Nas hingga At-Takasur.
Dinul Islam: Wawasan keislaman mencakup Sejarah Nabi (Tarikh), Rukun Iman, Rukun Islam, serta dasar-dasar ilmu Fiqh.
Teori Tajwid: Ujian tertulis mengenai kaidah-kaidah membaca Al-Qur'an dengan benar.
Komitmen Pembinaan Berlanjut
DPD BKPRMI Berau memastikan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada tahap ujian saja. Bagi guru yang hasilnya belum memenuhi standar nilai minimum, LPPSDM akan memberikan program pembinaan lanjutan secara intensif.
"Semangat utamanya adalah pembinaan. Kita ingin seluruh santri di Kabupaten Berau mendapatkan kualitas pengajaran yang seragam dan terbaik dari para gurunya," pungkas Ustadz Marno.
Tim Media dan Publikasi DPK BKPRMI Sambaliung
