LPPTKA Sambaliung Perkuat Kualitas Santri, Program Uji Tajwid Bakal Diterapkan di Seluruh TPA

SAMBALIUNG – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur'an (LPPTKA) DPK BKPRMI Sambaliung tengah menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan santri. Program pengujian penguasaan tajwid secara langsung kini mulai diperkenalkan sebagai standar baru bagi TPA di wilayah Sambaliung.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua LPPTKA DPK Sambaliung, Ustadz Sahrul Anam, di sela-sela acara Khotmil Qur’an TPA Ikhsan, Jl. SM. Bayanuddin, Sambaliung, Sabtu (20/12/2025). Beliau terjun langsung melakukan demonstrasi pengujian untuk melihat sejauh mana kesiapan santri dalam memahami hukum-hukum bacaan Al-Qur'an.

Metode Uji Petik: Membaca dan Memahami

Dalam demonstrasi tersebut, Ustadz Sahrul memilih dari 10 santri yang khatam Al-Qur'an secara acak (random) untuk membacakan potongan ayat dari Surah Al-Baqarah. Tantangan sesungguhnya muncul saat santri tidak hanya diminta membaca dengan tartil, tetapi juga menjawab berbagai pertanyaan mendalam mengenai hukum tajwid yang terdapat dalam kalimat tersebut.

Hasilnya sangat memuaskan, para santri mampu menjawab dengan lancar setiap pertanyaan teknis yang diajukan. Keberhasilan ini memicu antusiasme luar biasa dari para wali santri yang hadir, dibuktikan dengan tepuk tangan meriah setiap kali santri berhasil menjawab tantangan.

Menuju Standarisasi TPA se-Sambaliung

Ustadz Sahrul Anam menyampaikan bahwa apa yang disaksikan di TPA Ikhsan merupakan gambaran dari program yang akan diperluas ke depannya.

"Program demonstrasi dan pengujian tajwid secara langsung ini bukan sekadar ujian, tapi bagian dari upaya kita menjamin kualitas output santri. Kedepannya, sistem ini akan kita terapkan di seluruh TPA yang ada di bawah naungan DPK Sambaliung," ujar Ustadz Sahrul.

Langkah ini diambil agar setiap santri yang dinyatakan lulus atau mengikuti Khotmil Qur’an benar-benar memiliki bekal ilmu tajwid yang mumpuni, bukan sekadar mampu membaca secara lisan.

Apresiasi dari Pengurus TPA

Ketua TPA Ikhsan, H. Syarifuddin Amin, menyambut baik rencana standarisasi tersebut. Menurutnya, dengan adanya pengujian langsung dari pihak LPPTKA, semangat santri untuk belajar dan ketelitian guru dalam mengajar akan semakin meningkat.

Acara yang berlangsung di Sambaliung ini juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pembina, pengurus lembaga, dan orang tua dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya khatam Al-Qur'an, tetapi juga menguasai dasar-dasar hukum bacaannya dengan sangat baik.

Tim Media dan Publikasi DPK BKPRMI Sambaliung