Khotmil Qur’an TPA Ikhsan Sambaliung Jadi Momentum Syukur dan Peningkatan Kualitas Santri

Bapak Wahidin, SH.I Sedang Meminpin Khataman
SAMBALIUNGTPA Ikhsan Sambaliung sukses menyelenggarakan acara Khotmil Qur’an dan Tasyakuran santri pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Jl. SM. Bayanuddin, Sambaliung ini menjadi istimewa karena memadukan tradisi khataman dengan pengujian kualitas pemahaman ilmu tajwid para santri.

Pesan Penting untuk Orang Tua

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua TPA Ikhsan, H. Syarifuddin Amin. Beliau menyampaikan bahwa khotmil qur'an kali ini dikemas dengan nuansa berbeda untuk memastikan santri benar-benar menguasai bacaan. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak orang tua untuk senantiasa mendampingi proses belajar anak.

"Dukungan orang tua adalah kunci. Mengantarkan anak ke TPA merupakan amal jariyah yang bernilai pahala besar dan manfaatnya akan dirasakan hingga di akhirat kelak," ujar H. Syarifuddin. Beliau juga mengutip hadis Rasulullah SAW:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

"Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR Muslim, no. 2699).

Prosesi Khotmil Qur'an yang Khidmat

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi inti yaitu pembacaan Surah Ad-Dhuha hingga Surah An-Naas. Pembacaan ini dipimpin oleh Pembina DPK BKPRMI Sambaliung, Bapak Wahidin, S.HI., yang kemudian dibaca secara bergilir oleh para santri peserta khotmil qur'an. Rangkaian ini ditutup dengan pembacaan doa khotmil qur'an yang dipimpin kembali oleh Bapak Wahidin dengan suasana yang sangat khidmat.

Demonstrasi Tajwid sebagai Standar Baru

Salah satu momen yang paling menarik perhatian hadirin adalah sesi demonstrasi baca Al-Qur'an. Ketua LPPTKA DPK Sambaliung, Ustadz Sahrul Anam, menguji sekitar 10 santri secara acak untuk membacakan Surah Al-Baqarah.

Para santri tidak hanya diminta membaca, tetapi juga menjawab pertanyaan seputar hukum-hukum tajwid dari ayat yang dibacakan. Tepuk tangan riuh dari para wali santri pecah saat melihat anak-anak mampu menjawab dengan lancar. Ustadz Sahrul menegaskan bahwa program demonstrasi tajwid ini nantinya akan diterapkan di seluruh TPA di wilayah Sambaliung sebagai upaya standarisasi mutu santri.

Penampilan Seni Santri

Acara ditutup dengan tasyakuran yang dimeriahkan oleh penampilan dari santri-santri non-khotmil. Penampilan tersebut meliputi praktik bacaan shalat berjamaah dan tarian Islami anak-anak TPA Ikhsan yang menghibur seluruh tamu undangan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus memperdalam ilmu Al-Qur'an dan menjadi kebanggaan bagi orang tua serta masyarakat Sambaliung.

Tim Media dan Publikasi DPK BKPRMI Sambaliung