Suksesnya acara ini terlihat dari hadirnya sejumlah tokoh penting yang memberikan dukungan penuh, antara lain Pembina DPK BKPRMI Sambaliung Bapak Wahidin, Ketua DPK Ibu Hj. Siti Halimah, beserta Wakil Ketua DPK Ibu Saniasa serta beberapa jajaran pengurus DPK BKPRMI Sambaliung. Dukungan dari elemen masyarakat dan pendidikan juga mengalir dengan hadirnya Ketua RT. 15 Bapak Asdar, Ketua Yayasan Saoda Edu Centre Ibu Jariyah, jajaran Kepala TPA terdekat, serta antusiasme luar biasa dari seluruh wali santri yang memadati ruangan.
Rangkaian acara yang penuh khidmat ini diawali dengan lantunan merdu Surah Ad-Dhuha hingga An-Nas yang dibawakan langsung oleh santri kelas Al-Qur'an pada sesi pra-acara, yang kemudian disempurnakan dengan syahdunya Doa Senandung Al-Qur'an. Setelah acara resmi dibuka dengan pembacaan basmalah bersama, majelis terasa semakin sejuk manakala ayat suci Al-Qur'an dan sari tilawah kembali dikumandangkan, mengantarkan para hadirin pada kekhusyukan yang mendalam.
Memasuki sesi sambutan, rasa bangga tak dapat disembunyikan oleh Kepala TPA Nurul Ilmi, Ustadzah Dewi Julianti, yang menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para santri dan dukungan tak kenal lelah dari para orang tua. Pesan sarat makna kemudian disampaikan oleh Bapak Wahidin selaku Pembina DPK BKPRMI. Beliau memotivasi para santri agar senantiasa istiqamah menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, sekaligus mengingatkan orang tua akan besarnya ganjaran mendampingi anak belajar agama.
Melengkapi untaian nasihat tersebut, Pembina Yayasan Saoda Edu Centre, Bapak Barahin Wafa, menitipkan harapan besar bagi masa depan pendidikan para santri.
"Kami berharap anak-anak tidak hanya fasih membaca, tetapi teruslah belajar hingga kelak mampu memahami arti dan makna dari setiap ayat yang dibaca, termasuk juga saya mengharap para guru di TPA Nurul Ilmi mengajarkan santri agar paham makna dari bacaan-bacaan shalatnya." tutur Bapak Barahin Wafa penuh harap.
Usai penyampaian sambutan, tibalah momen yang paling mendebarkan sekaligus membanggakan. Sepuluh santri peserta Wisuda Takhasus Ilmu Tajwid dipanggil ke depan untuk melewati fase uji publik (demonstarsi baca Al-Qur'an) sebelum resmi menyandang predikat kelulusan. Pembimbing program khusus ini, Ustadz Sahrul Anam, mengambil alih panggung untuk memberikan pengantar mengenai tata cara ujian. Dengan lugas, beliau menjelaskan bahwa penguasaan ilmu tajwid adalah fondasi utama yang harus dikuasai setiap pembaca Al-Qur'an.
"Program ini bukanlah garis akhir yang membuat anak-anak berhenti mengaji. Sebaliknya, ini adalah langkah awal agar mereka benar-benar mampu membaca kalamullah dengan presisi, serta mempraktikkan kaidah ilmu tajwid dalam setiap bacaannya ke depan," tegas Ustadz Sahrul memberikan pemahaman kepada para wali santri.
Setelah pengarahan tersebut, panggung ujian diserahkan sepenuhnya kepada tim penguji yang dihadirkan dari Lembaga Pembelajaran Quran At-Tanzil (LPQA), yaitu Ustadz Abdul Aziz selaku Ketua LPQA dan Ustadzah Kholilah selaku pengajar di LPQA. Satu per satu santri diuji ketangkasannya; bukan sekadar membaca Al-Qur'an, namun mereka ditantang untuk mempertanggungjawabkan hukum tajwid di balik setiap ayat yang mereka lantunkan.
Ketegangan uji publik berganti menjadi senyum bahagia pada sesi penganugerahan. Berdasarkan penilaian ketat, terpilihlah dua santri terbaik dari perwakilan putra dan putri yang diapresiasi dengan diberi hadiah langsung oleh ketua Yayasan Saoda Edu Centre dan DPK BKPRMI Sambaliung. Tak hanya bagi wisudawan tajwid, panggung kehormatan juga diberikan kepada santri-santri yang berhasil khatam metode Iqro'. Wakil Ketua DPK, Ibu Saniasa, turun langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada mereka sebagai pemantik semangat agar bibit-bibit muda ini termotivasi mengikuti jejak gemilang kakak-kakak kelasnya di program takhassus angkatan berikutnya.
Sebagai penutup rangkaian acara inti, prosesi wisuda digelar pasca-demonstrasi uji Al-Qur'an. Rasa haru dan bangga dari para wali santri mengiringi setiap tahapan prosesi sakral ini, yang ditandai dengan pengalungan medali penghargaan oleh Pembina DPK BKPRMI Bapak Wahidin, penyerahan cenderamata oleh Ketua Yayasan Saoda Edu Centre Ibu Jariyah, serta pemberian piagam kelulusan resmi oleh Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Sambaliung, Ibu Hj. Siti Halimah.
Perhelatan Haflah Akhiris Sanah ini pun ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan. TPA Nurul Ilmi Unit 066 hari itu tak hanya sukses menggelar seremoni, tetapi berhasil membuktikan komitmen nyatanya dalam mencetak generasi penerus yang teguh mempelajari cara baca Al-Qur'an dengan benar.
**Shl/Nurul Ilmi
