Sejak malam pertama Ramadhan, para santri didampingi para ustadz dan ustadzah telah menunjukkan istiqomah yang luar biasa. Setiap malamnya, mereka berkumpul untuk tadarus bersama, serta memperbaiki kualitas bacaan (tajwid). Puncaknya, pada malam Senin malam ini, seluruh rangkaian tersebut ditutup dengan prosesi Do'a Khatmil Qur'an.
Acara diawali dengan Tadarus sebagaimana malam-malam sebelumnya oleh para santri secara bergantian, yang kemudian disempurnakan dengan doa Khatmil Qur'an yang dipimpin langsung oleh Pembina TPA Nurul Ilmi Unit 066, Ust. Sahrul Anam. Dalam suasana penuh kekhusyukan, doa dipanjatkan agar setiap huruf yang dibaca menjadi cahaya dan keberkahan bagi para santri, orang tua, serta masyarakat sekitar.
Kepala TPA Nurul Ilmi Unit 066, Ustadzah Dewi Jualianti, AMd.Kom, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan haru atas pencapaian para santri tahun ini. Ia menekankan bahwa program tadarus bukan sekadar mengejar target khatam secara lisan, melainkan proses perbaikan bacaan Al-Qur'an dan pembentukan karakter untuk gemar membaca dan mengamalkan Al-Qur'an.
"Alhamdulillah, konsistensi anak-anak didik kita bersama dukungan penuh dari para guru TPA dari malam pertama hingga malam ke-27 ini adalah sebuah prestasi spiritual yang sangat membanggakan. Kami berharap, semangat mencintai Al-Qur'an ini tidak berhenti seiring berakhirnya Ramadhan, melainkan menjadi bekal karakter dan identitas mereka di masa depan. Tujuan utama kita adalah melahirkan generasi yang akrab dengan Al-Qur'an dalam setiap langkah hidupnya," ungkap Ustadzah Dewi Jualianti.
Kegiatan tadarus rutin ini merupakan salah satu program unggulan TPA Nurul Ilmi Unit 066 untuk menyemarakkan bulan suci dengan aktivitas yang produktif dan edukatif. Melalui bimbingan para ustadz dan ustadzah, diharapkan literasi Al-Qur'an di lingkungan Sambaliung terus meningkat, melahirkan generasi muda yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual.
(Red DPK BKPRMI Sambaliung)

